Sabtu, 14 Januari 2012

PERILAKU KONSUMEN

 
PERILAKU KONSUMEN

TEORI PERILAKU KONSUMEN
—  Dalam melakukan kegiatan konsumsinya, perilaku konsumen dituntun oleh tujuannya untuk memperoleh kepuasan
Pendekatan Perilaku Konsumen
Teori Kardinal ( Cardinal Theory)
Teori Kardinal menyatakan bahwa kegunaan dapat dihitung secara nominal,sebagaimana kita menghitung berat dengan gram atau kilogram,panjang dengan centimeter atau meter.
Teori Ordinal ( Ordinal Theory )
Menurut Teori Ordinal, kegunaan tidak dapat dihitung tetapi hanya dapat dibandingkan, sebagaimana kita menilai kecantikan atau kepandaian seseorang.
Dua pendekatan perilaku konsumen yang dinyatakan dalam hukum permintaan
—  Pendekatan marginal utility (setiap kepuasan konsumen bisa diukur dengan uang atau satuan lain, bersifat “cardinal”)
—  Pendekatan Indifference curve (tingkat kepuasan konsumen bisa dinyatakan lebih tinggi atau lebih rendah tapi tidak bisa diukur, bersifat “ordinal”) 
Pendekatan Indifference Curve
Indifference curve : kurva yang menunjukkan konsumsi (pembelian) barang yang menghasilkan tingkat kepuasan yang samaKarakteristik indifference curve :
—  turun dari kiri atas ke kanan bawah
—  cembung kearah titik origin
—  tidak saling memotong
—  yang terletak sebelah kanan atas menunjukkan tingkat kepuasan lebih tinggi
Asumsi seorang konsumen:
1.Konsumen harus rasional yaitu menginginkan kepuasan maksimal.
 2. Konsumen punya preferensi jelas akan    barang dan jasa
3. Terdapat kendala anggaran